Kamis, 10 Oktober 2013

Pria di Sudut Ruangan

kamu,
hujan yang turun setelah mendung gelap pekat
menyejukkan, meneduhkan saat kurasa semua menanduskan
kamu,
pelangi yang bias membentang
memberi warna elok dihariku, saat yang kutahu hanya abu-abu dan hitam
kamu,
suara yang mengalun merdu
menggema menelusup hingga terekam sampai otakku
berputar berulang kali, kemudian hilang kendali
kamu,
bayangan lembut dalam lamunan
tertangkap dalam tiap kedipan, namun tak terjamah dengan sentuhan
semu yang menjelma serupa nyata
kamu,
lengkungan senyum mengagumkan
yang meruntuhkan jutaan bintang hanya dengan kesederhanaan
sungguh, pesona manis tak terdeskripsikan
kamu…
pria berkemeja batik  di sudut ruang…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar